Minggu, 11 Juni 2017

Aku Dan Kopiku

Satu hal yang harus digaris bawahi adalah aku bukanlah ahli dalam kopi, dan apa yang aku tulis di blog ini adalah cerita dimana aku mulai mengenal kopi.
Darimana aku harus memulainya?
Mungkin dari sejak kapan aku mulai meminum cairan hitam nan pahit ini. Aku mulai ngopi sejak kelas 3 SMP dan yang aku minum adalah kopi sobek alias sachet.

Sesekali aku minum kopi asli atau kopi yang di Roasting (gaya sedikit) oleh ibuk. Pekat, hitam, dan pahit. Memasuki usia SMA aku masih setia dengan si sachet yang selalu menawarkan kepraktisan dan harga ekonomisnya (uang sakuku cuman cukup buat naik angkot).

Tapi semua berubah sejak negara api menyerang. Hehe..bercanda.

Saat itu awal tahun 2016 dan salah satu temanku mengirimkan pesan berantai lewat BBM kalau dia menjual biji kopi.. Biji Kopi, hal yang baru bagi penikmat kopi sachet sepertiku.

"Biji kopi? Mau ngopi saja kok pakai ribet".

Tapi komentarku di atas dimentahkan saat aku menonton film "Filosofi Kopi". Yes, ini film sangat menginspirasi, sehingga aku sadar ada sesuatu yang istimewa dari sekedar menyeruput secangkir kopi.

Akhirnya aku memesan satu kantong biji kopi (Saat itu yang tersisa tinggal Bali Kintamani). Aku adalah pendatang baru di dunia seduh-menyeduh, bahkan tidak mempunyai satupun alat untuk Manual Brew. Begitu kopi pesananku sudah ndongkrong di kamar, aku mulai bingung. Hasil dari kebingunganku adalah order satu Frech Press (ini adalah ketololan yang aku lakukan, seharusnya aku beli grinder kopinya dulu).

Tapi jujur deh, ada rasa berbeda saat kita biasa meminum kopi sachet dan mulai beralih ke biji kopi asli. Semua rasa tersebut mengahsilkan candu dan ketagihan level kronis (Sekarang, sehari tanpa ngopi rasanya hambar...). Memang awalnya ribet, kita harus tahu rasio, grind size kopi yang akan diseduh, cara kerja instrumen manual brew yang kita punya, tapi hasil yang didapatkan adalah sebuah KEPUASAN!! 

OK... Sampai sini dulu maslah kopinya, jika teman-teman punya ilmu tentang seduh-menyeduh tolong aku diajari

Bye.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar